Tampilkan postingan dengan label tentang kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Agustus 2011

Achilles, Mantap Jaya !!!

Bener-bener deh, bangga banget ketika bersama puluhan temen-temen lainnya bisa  memekikkan "Achilles, mantap jaya !!!"
Mungkin pekikan ini asing di telinga tapi inilah pekikan kebanggaan kami, Mahasiswa Pendidikan Dokter UNS angkatan 2010. Sebuah silahturahmi yang telah terbina selama tidak kurang satu tahun, menghasilkan sebuah kekompakkan dan rasa kekeluargaan di antara para Achillarmy dan Achillady. (*apa itu Achillarmy dan Achillady??)

Sebenarnya apa itu Achilles ??? 
"In Greek mythology, Achilles was a Greek of the Trojan War, the central character and the greatest warrior of Homer;s lliad." (wikipedia.org)
Achilles
Dalam dunia kedokteran achilles dikenal sebagai tendon, "Tendon Achilles atau tendo calcaneus adalah tendon pada bagian belakang tungkai bawah. Ia berfungsi untuk melekatkan otot gastrocnemius dan otot soleus ke salah satu tulang penyusun pergelangan kaki, calcaneus." (wikipedia.org)
Tendo Achilles
Mungkin itulah beberapa arti Achilles yang kita temukan apabila kita googling. Tapi menurut kami (Mahasiswa Pendidikan Dokter UNS 2010) Achilles merupakan suatu kebanggaan yang menyimpan banyak cerita. Berawal dari akan diadakannya sebuat acara fakultas yaitu Porsanti (pekan olahraga dan seni antar tingkat) nama ini mulai terbentuk. Awalnya diadakan sayembara pembuatan logo untuk angkatan. Banyak diantara temen-temen Pendidikan Dokter (PD) UNS 2010 yang membuat logo-logo unik juga nama-nama angkatan. Entah mengapa setelah dilakukan vote dan banyak pertimbangan akhirnya terpilihlah nama achilles ini sebagai nama PD UNS 2010.
Sebenarnya cukup lucu. Apabila ditanya oleh orang, "Eh kok dikasih nama Achilles ???" kami pasti hanya akan tersenyum. Mungkin pertimbangan di awal memang terkait dengan 2 arti Achilles di atas. Yaitu achilles adalah seorang ksatria Yunani maka mungkin si empunya pembuat loga berharap PD UNS 2010 dapat menjadi dokter-dokter ksatria yang gagah berani. Dan juga bahwa achilles merupakan sebuah tendo (otot) dibagian belakang kaki yang berfungsi menopang berat badan, maka mungkin harapannya bahwa achilles akan bisa sekuat tendo itu menopang berat badan kita.
Hahahaa, sebutan untuk para achilles-ers pun sangat lucu. Achillarmy merupakan sebutan untuk Mahasiswa PD UNS 2010 laki-laki dan Achillady untuk yang perempuan. Logo achilles pun dibuat sesuai dengan maknanya, yaitu gambar topi baju zirah (topi pelindung pada pakaian perang. (*gak punya file foto logonya). Dan yang paling lucu lagi adalah warna dasar dari semua yang berbau achilles adalah kuning. Kalo ini saya tidak begitu mengerti kenapa bisa dipake warna kuning.
Logo achilles dalam bentuk bendera
Jargon saat Achilles di pekikkan adalah "Mantab Jaya !!!" ya kita memang selalu berusaha menjadi angkatan yang mantab dan jaya di antara angkatan-angkatan lain di lingkungan FK UNS. Heheheheee
Yang jelas saya bangga sekali bisa menjadi bagian dari Achilles. Bisa bersama-sama dengan 196 teman lainnya memekikkan "Achilles, mantab jaya !!!" Bisa menjalin silahturahmi dengan para calon dokter-dokter hebat di masa depan. Amiinn. Doa saya adalah Semoga keeratan silahturahmi yang sudah terjalin ini akan selalu erat dan tidak pernah terputus.

Achilles is the best, ooo ooo ooo
Achilles is the best, ooo ooo ooo

Rabu, 08 Juni 2011

Balada Gram BTA

x : (mengacungkan tangan) "Dok, ditemukan bakteri Gram Positif, warna ungu, bentuk coccus."
y : (melihat mikroskop kemudian tersenyum dan pergi)
x : "Udah Dok???" (bingung)
y : (tersenyum)
y : @#%^^**&%%??? (dalam hati, "Bener gak to??? Gimana to??? Ah cari lagi aja.")
** sesaat kemudian**
x : (mengacungkan tangan lagi) "Dok, ditemukan Bakteri Tahan Asam, warna merah, bentuk basil."
y : "Dimana ?" (sambil melihat mikroskop)
x : "Di arah angka sembilan, Dok." (gugup)
y : (tersenyum dan kembali pergi)
x : (mikir, "maksudnya apa to???")

staring:
x : saya (mahasiswa)
y : penguji (dokter xxx)
location:
Lab Mikrobiologi Fak. Kedokteran UNS
time:
09.00-09.15 am

---------

Yah, obrolan di atas merupakan obrolan yang saya alami ketika OSCE (Objective Structured Clinical Examination) materi Pemeriksaan Gram & BTA. Jadi, memang osce ini merupakan salah satu osce yang ditakuti. Gimana enggak??? Dalam waktu 10 menit kita diminta buat mengidentifikasi 2 preparat yang notabene salah satu diantaranya merupakan preparat Gram dan yang lainnnya adalah preparat BTA. Lalu apa yang ditakutkan??? Yap, untuk menemukan bakteri Gram maupun BTA itu tidaklah mudah. Fokus mikroskop harus sedemikian rupa diatur dan cukup lama agar bisa ketemu. Dan yang paling penting dalam ujian ini adalah, "Keberuntungan". Keberuntungan preparatnya mudah, keberuntungan pula mendapatkan penguji yang baik hati, murah senyum, dan yang pasti murah nilai. Sekedar info, untuk ujian ini apabila bisa menyebutkan nama, warna, dan bentuk serta jenisnya maka langsung dapet 100 lohhh???

Nah, hal yang saya alami tadi ketika ujian merupakan suatu hal yang jauh di luar diguaan. Duduk  di depan sendiri, dengan penguji yang.... (tak perlu disebut) yang jelas baik, cuma ya itu seperti obrolan di atas, kita hanya bisa pasrah, entah itu tadi bener apa enggak. Semoga benar :)

Singkat cerita, jam menunjukkan pukul 09.00, shift 3 (saya dan 14 orang lainnya) dipersilahkan masuk. Tempat duduk (meja + mikroskop) ditentukan berdasarkan nomor urutan. Dan dengan penuh "keberuntungan" saya mendapatkan meja di depan sendiri, pojok, dengan preparat yang udah berantakan penuh dengan minyak emersi. Deg deg gan.. Ya iyalah :)

Setelah mendengarkan pengarahan dari penguji, dan stopwatch dihidupkan, yap segera saja saya mengambil satu dari 2 preparat super berantakan yang ada di meja. Saya pilih yang warna dasarnya ungu (dalam hati, "ini pasti gram positif" *ketawa setan). Saya letakkan di atas meja mikroskop, kasih minyak emersi (walaupun preparat udah penuh emersi) dan menghidupkan mikroskopnya. Muter-muter cari fokus, tangan mulai gemetar, "haduhhh." Belum ketemu juga fokusnya selama sekitar 3 menitan. Tangan mulai dingin, jantung berdetak keras. Ditambah suara temen sebelah dan belakang yang uda pada nemuin bakteri milik mereka. Dan di menit keempat, dengan puteran mikros mikroskop super mantap (walau dengan tangan gemetar) keliatan titik-titik warna ungu. Langsung angkat tangan, dan pengujipun segera mengahampiri. Oleh penguji dilihat, ditimbang, dilihat lagi, dan hanya tersenyum kemudian menulis di daftar nilai yang dibawanya. Saya terbengong, bingung apakah benar atau salah. "Masa bodoh," pikir saya. Langsung aja preparat tadi saya lepas dan ganti preparat satunya.

Jeng-jeng, preparat kedua saya taruh, saya beri minyak emersi, kemudian, putar-putar dan dalam waktu kurang dari 30 detik langsung ketemu fokusnya. Ingin rasanya jingkrak-jingkrak, hahahaa :D. Langsung aja saya geser kanan, geser kiri, dan terlihat ada garis merah. Yap, itu bakterinya. :) Saya bawa ke arah angka sembilan (takut ilang) kemudian kembali angkat tangan. Penguji kemudian datang, melihat dan bertanya di arah mana. Saya, "di arah angka sembilan dok." Penguji selesai melihat kembali tersenyum dan pergi. What???? Maksudnya apa ini???

Antara takut jawaban saya salah, atau memang tipikal penguji ini seperti itu. Saya pura-pura memuter-muter mikroskop lagi sambil berpikir. Kemudian waktupun dinyatakan telah selesai, Dan mahasiswa dipersilahkan keluar. Dengan tampah shock dan mungkin terlihat sedikit bodoh saya keluar. Arrrgggghhhhhh!!! antara senang dan takut bercampur semua. "Pasrah pasrah deh" anak-anak semua berkata begitu. Saya pun mencoba tersenyum dan melangkah ke arah luar lab.

Hahahahaa, ujian yang aneh, hanya 10 menit pula. Bakteri yang aneh, preparat aneh, semuanya aneh. Mau dibagaimanapun juga semuanya udah terjadi. Tapi yang gak habis pikir adalah, saya gak ngerti maksud dokter penguji itu. Senyumannya berarti benar kah?? atau salah??? huhuuhuu, semoga saja artinya benar. Dan saya lulus untuk osce ini. Aminnn 

Hahahahahaa :D
Ini nih foto bakteri unyu, berwarna merah, berbentuk batang yang dinamakan Bakteri Tahan Asam yang bikin anak-anak parno ujian mikrobiologi ini, karena susah banget buat nyarinya.

Bakteri Tahan Asam

Hahahaha, Alhamdulillah serentetan OSCE untuk semester ini selesai, mari berdoa semoga hasilnya maksimal, dan gak remed. :) Amiiiennnn !!!

Senin, 06 Juni 2011

Menjadi Dokter yang Bermanfaat

Sebagai seorang calon dokter, mungkin kata-kata "Bermanfaat Bagi Orang Lain" adalah sebuah kata-kata yang sangat dan harus untuk dipikirkan dan dicamkan. Ya, bagaimana tidak ??? Dokter adalah sesorang yang menjajakan skills atau keahlian. Ketika seorang dokter tersebut tidak bisa memanfaatkan keahliannya untuk orang lain maka dapat dikatakan bahwa dokter tersebut sudah gagal. Bermanfaat di sini pun memiliki arti yang bermacam-macam. Menurut saya cara membagikan skills itu tidak harus selalu secara langsung (dari dokter ke pasien) tapi juga bisa melalui ilmu. Seorang dokter misalnya meneliti suatu obat kemuadian menggunakan obat tersebut untuk pengobatan. Ya, hal ini juga masih bisa dikatakan bermanfaat bagi orang lain.

Hal yang membuat saya berpikir lain dan mengelus dada adalah kehidupan mahasiswa kedokteran jaman sekarang. Entah memang sudah didoktrikkan oleh orientasi tertentu atau memang sebuah realita. Mahasiswa kedokteran sekarang banyak yang hanya berorientasikan nilai. Maksudnya mereka kuliah itu hanya untuk lulus, menjadi seorang dokter, dengan nilai yang bagus, bukan untuk mencari ilmunya. 

Ya, memang nilai menjadi suatu hal yang sangat penting di era sekarang ini. Tanpa nilai yang bagus maka seseorang tidak bisa memperoleh pekerjaan yang bagus pula. Tapi pernahkah kita berpikir, nilai setinggi apapun itu tidak akan bisa bermanfaat untuk orang lain. Berbeda dengan skills dan ilmu yang seharusnya banyak bisa digali. Skills dan ilmu inilah yang nantinya akan kita jajakan, dan akan kita bagi manfaatnya untuk orang lain.

Sebenarnya terinspirasi dari OSCE (Objective Structured Clinilal Examination) tadi siang. Banyak diantara teman-teman yang sangat takut karena tidak sesuai cheklist, tidak cukup waktunya, salah, atau lainya. Yah mungkin banyak diantar teman-teman yang sekedar berorientasi pada nilai. Mereka takut ketika nilai merika tidak bagus, remidi, atau apalah. 

Setelah dipikir-pikir, tak seharusnya begitu. Yang penting dari semua ini adalah kembali lagi seperti di atas, yaitu skills dan ilmu. Karena memang yang akan kita gunakan ya memang dua itu. Bukan nilai, sekali lagi bukan nilai. Nilai hanyalah sebuah penolong agar kita bisa semakin dekat untuk membagikan manfaat bagi orang lain. :))

Yah, memang tak mudah untuk bisa bermanfaat bagi orang lain, tapi ketika kita berusaha, dan orientasi kita benar-benar ingin memberikan manfaat itu. InsyaAllah semuanya akan bisa dilakukan.  Yang perlu selau diingat adalah:
"Menjadi seorang tenaga kesehatan itu tidak mudah, karena kelak kita akan banyak bereksperimen dengan sesama kita. Kelak melalui tangan kita lah, keputusan-Nya dilewatkan untuk pasien-pasien kita. Namun semua ini memang sudah menjadi jalan-Nya. Menjadi seoarang tenaga kesehatan dengan jaminan separuh kaki di Jannah-Nya dan separuhnya lagi pada An-Naar."

Kamis, 14 April 2011

Malam UJIAN BLOK HEMATO :)

Yap, mungkin saking cintanya sama ini blok, sampe berkali-kali jadi topik di blog, hahahah :D
ya jadi si benernya ingin bercerita tentang malam sebelum ujian blok :)

Jadi begini, pas lagi seneng-senengnya belajar tuh, niatnya mau namatin Buku Hemato Klinisnya Om Made Bakta, di twitter rame kalo solo pemadaman bergilir. Sempet was-was jangan-jangan rumah saya bakalan pemadaman bergilir juga. Was-was hilang karena waktu itu sampe jam 18.30 rumah saya masih terang benderang dan hematopun masih di tangan. Nah, 5 menit kemudia tepatnya pukul 18.35, saya pasang status di facebook, intinya mah gak ingin mati lampu. Tetapi jeng-jeng-jeng saya keluar kamar dan kemudian pettt, gelap gulita. Astaghfirulloh, shock setengah mati. PLN tega bener, padahal saya mau ujian blok paling berdarah, dan mati lampu. Arrrggggg !!!

Dengan keterbatasan yang ada akhirnya saya memutuskan untuk tetap belajar. Ditengah gelap, membaca soal-soal hemato ditemani sebatang lilin yang sinarnya tidak begitu terang. Apaaan si ini??? hahahaa




Intinya pelajaran yang dapat saya ambil adalah
"Walau dengan keterbatasan, namun tetap harus melakukan yang maksimal."


Semangat untuk Blok ini - Blok Immunologi :)

Senin, 04 April 2011

Harus FOKUS :)

Bismillahirohmanirrohim :)
InsyaAllah besok Jumat 8 April akan menjadi hari yang paling berdarah dalam sejarah perkuliahan saya di Kedokteran. Hahahaaa :D Pertarungan dengan 60 soal hematologi akan dilakukan.  Kalau ditanya gimana peraasaan saya sekarang, jujur saya stress berat !!! Susah dimengerti dan juga dipahami. Arggggghhhhhhh !!! ingin rasanya teriakkkk...

Sudah hampir dua hari bergelut dengan hemato tersayang, terkadang Galau pun muncul, yang akhirnya bikin mood belajar ilang dan mulai untuk melakukan kegiatan yang tidak jelas, guling-guling di kasur dan lama-kelamaan ketiduran, Astaghfirulloh "wooyyy 4 hari lagi lohhh !!!!" Sepertinya kalo memang belum kurang 6 Jam belum bisa sadar juga.. hadeehhadeeehhh :(

Yah, apapun kendalanya, toh emang ini musti dilakukan, musti dijalani..
Saya mencoba untuk FOKUS belajar, FOKUS membaca buku hemato, FOKUS membaca slide, dan FOKUS mengerjakan soal-soal UB tahun lalun *siapa tahu keluar, hahahahaa :D intinya mah harus FOKUS di semua hal yang mendukung keberhasilan Ujian Blok Besok :D

Ayo EGA !!! FOKUSSS !!!

Semangat.Semangat.Semangat karena-Nya :)

Sabtu, 02 April 2011

Lika-liku Mahasiswa Kedokteran (part 1)

Yang namanya mahasiswa pastilah kewajiban utamanya belajar, apalagi mahasiswa kedokteran. "Tiada Hari tanpan belajar" salah satu jargon yang sudah sepantasnya diusung. Hahahhaa :D Kuliah kedokteran dengan sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi mau gak mau memaksa mahasiswanya untuk rajin belajar setiap hari. Apabila tidak belajar, ya risiko ditanggung mahasiswa itu sendiri. 

Iseng-iseng ngobrol dengan beberapa teman mengenai masalah Berat Badan (BB) upppsss :) hahaha ternyata banyak dari teman-teman satu angkatan di pendidikan dokter UNS 2010 yang mengalami masalah kenaikan berat badan. Sudah lebih dari 7 bulan kita kuliah di kedokteran dan rata-rata berat badan pada naik 5 Kg. Woowwww... Usut punya usut, ini terjadi karena streess yang melanda mahasiswa kedokteran. Hahahaha

Siapa juga yang tidak stress, setiap hari belajar dengan bahan dari buku-buku yang super tebal dan terkadang berbahasa inggris. Paling tidak sekali dalam seminggu ada pretest untuk praktikum dan yang paling bikin stress yaitu pretesnya selalu antara jam 5 sampai jam 7 pagi. Belum lagi musti bikin laporan yang hanya boleh ditulis tangan dan pastinya berlembar-lembar. Nikmat sekali memang menajadi mahasiswa kedokteran. :)

Dan sekarang, hari-hari sebelum ujian blok, ya ya ya, sekumpulan hari yang sangat-sangat dinanti-nantikan para mahasiswa (loh ???) hahahahaa :D. Membaca puluhan bahkan ratusan slide, mebaca catatan kuliah, mengerjakan soal-soal kakak kelas dan ritual-ritual menjelang ujian blok pasti setiap hari dilakukan para mahasiswa kedokteran di basecamp mereka masing-masing. 

Tapi memang ada yang berbeda untuk blok ini. Blok Hematologi, kata kakak kelas, "hampir satu angkatan remed lho dhek.." woouuaaaawwww, sepertinya hororr sekali ini blok.  Bahan kuliah sedikit banget, bahkan kuliahnya pun bolong-bolong terkadang dosennya malah lupa. Tapi kenapa banyak yang remed???? kakak kelas yang lain bilang, "dokternya kalo bikin soal gak terduga dhek, susah-susah banget." Aduh-aduh....

Intinya mah, gak perlu takut dulu. Ketika kita berusaha dengan sungguh-sunguh InsyaAllah diberi kemudahan. Gak perlu stress-stress apalagi galau, semangaatttt !!!! Hahahahahahaa

Yahh, walopun memang kehidupan mahasiswa kedokteran itu tidak sehat. setiap hari stress dan galau. Tapi kan tujuan kita belajar ini supaya kita bisa menyehatkan orang lain :)
Saya Bangga Jadi Mahasiswa Kedokteran :)


Bismillahirohmanirrohim :)
Fighting for Hematologi, Jiaaaaatttt !!!!